15 Resep kue basah tradisonal yang terkenal, mudah dan praktis

Kue basah saat ini menjadi sajian jajanan yang banyak diburu orang. Tak hanya rasanya saja yang khas, kue basah terkadang memberikan kenangan manis bagi penikmatnya. Ya, kue basah tradisonal sekarang ini memang susah-susah gampang dijumpai kecuali kamu berkunjung ke pasar tradisional. Nah, bagi kamu yang tinggal di kawasan perkotaan, mungkin sulit menjumpai jajanan pasar tradisional ini.

Di beberapa kota seperti Yogyakarta, jajanan pasar tradisional masih dijual di beberapa pasar tradisional. Bentuknya beragam, mulai dari yang super jadul hingga kekinian. Kue basah tradisional menjadi salah satu makanan yang terkadang membuat seseorang ingat akan masa kecilnya. Tak heran banyak orang yang memburu jajanan tradisional ini.

Kue basah tradisional biasanya mengandung bahan-bahan yang bergizi dan tidak mengandung pengawet, sehingga sangat cocok untuk anak-anak pula.

Nah, bagi kamu yang ingin membuat sendiri kue basah tradisional, caranya gampang banget kok. Berikut 15 resepnya seperti dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (9/1).


1. Kue putu.



Bahan:
– 1 kg beras
– 1 butir kelapa
– Air kelapa
– Gula merah
– Garam
– Pandan

Cara membuat:
1. Rendam beras hingga pucat dan tiriskan. Setelah itu giling menjadi tepung (selep)
2. Bersihkan kelapa dari kulitnya, Parut kelapa tambahkan garam kemudian kukus
3. Kepal-kepal tepung beras menjadi bola-bola seukuran bola kasti lalu kukus (alasi tutup dengan kain agar air tidak jatuh ke tepung). Masukkan pandan dibawah panci kukusan
4. Parut bola-bola tepung yang sudah matang
5. Percikkan air kelapa pada tepung yang sudah dikukus dan diparut hingga tekstur agak bergerindil kecil
6. Campurkan tepung dengan kelapa kukus dan siap dicetak
7. Cetak menggunakan cetakan putu ayu atau bungkus daun. Masukkan tepung pada cetakan lalu gula dan tepung lagi agak tekan sedikit
8. Siapkan pan kukusan, masukkan pandan di air kukusan. Kukus hingga matang kurang lebih 30 menit. Angkat dan siap dihidangkan.



2. Hunkwe pandan pisang.



Bahan:
Pisang kepok secukupnya (kukus/rebus) potong-potong susun didasar cetakan, sisihkan.

Hunkwe putih:
– 45 gr tepung hunkwe
– 1/2 sdt agar-agar plain
– 350 cc santan
– 100 gr gula pasir (sesuai selera)
– Sejumput garam
– 1/2 sdt vanili

Cara membuat:
1. Campur semua bahan aduk rata
2. Masak sampai mendidih/meletup-letup dan mengenal
3. Matikan api

Hunkwe pandan:
– 45 gr tepung hunkwe
– 1/2 sdt agar-agar plain
– 350 cc santan hijau (hasil blenderan santan dengan daun pandan+suji)
– 100 gr gula pasir
– Sejumput garam

Cara membuat:
1. Campur semua bahan aduk rata
2. Masak sampai mendidih meletup-letup dan mengenal
3. Matikan api.

Penyelesaian:
1. Ambil adonan putih dan hijau tuang di cetakan sesuai selera
2. Lakukan sampai habis
3. Dinginkan
4. Simpan di kulkas
5. Sajikan dingin.


3. Dadar gulung.



Bahan kulit:
– 250 gr tepung terigu medium
– 2 butir telur
– 1/2 sdt garam
– 500 ml santan
– 1 sdt pasta pandan

Bahan unti:
– 1/2 butir kelapa parut
– 150 gr gula jawa, sisir
– 1 sdt garam
– 2 lembar daun pandan
– 100 ml air

Cara membuat:
1. Kulit: aduk semua bahan hingga menjadi adonan encer. Buat dadar tipis-tipis
2. Unti: campur semua bahan dalam wajan. Masak di atas api sedang sambil diaduk terus hingga rata
3. Penyelesaian: ambil satu lembar dadar. Beri 1 sdm unti. Lipat bentuk amplop. Lakukan sampe adonan habis
4. Siap disantap.


4. Kue lapis beras.



Bahan-bahan:
– 350 gr tepung beras
– 175 gr tepung tapioka
– 1450 ml santan kekentalan sedang
– 400 gr gula pasir
– 1 sdt garam
– Pewarna merah rose secukupnya

Cara membuat:
1. Santan dimasak dengan api kecil, biarkan dingin
2. Masukan santan , gula pasir ke dalam chopper hingga gula larut, lalu masukkan garam, tepung chopper lagi, saring dan bagi 2
3. 1 beri warna pink rose secukupnya aduk rata yang satu lagi biarkan putih
4. Oles loyang 18x18x8 cm dengan minyak, tuang adonan putih 100cc, kukus 5 menit lalu tuang adonan pink rose begitu selanjutnya sampai selesai, kukus kembali 30 menit biar tanak
5. Tiap menuang adonan diaduk dulu biar rata
6. Biarkan dingin, potong dengan pisau tajam yang dialasi plastik bening biar rapi
7. Siap sajikan.


5. Onde-onde.



Bahan isi:
– 150 gr kacang hijau kupas, direndam selama 1 jam
– 100 gr gula pasir
– 2 lembar daun pandan, diikat simpul
– 1/2 sdt garam
– 200 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Bahan kulit:
– 250 gr tepung ketan putih
– 1/2 sdt grm
– 50 gr kentang kukus, dihaluskan
– 75 gr gula pasir halus
– 160 ml air hangat
– 125 gr wijen untuk pelapis
– Minyak untuk menggoreng

Cara membuatnya:
1. Isi: kukus kacang hijau kupas selama 25 menit. Angkat, lalu blender halus bersama santan
2. Di dalam panci, masak kacang hijau yg sudah di haluskan bersama sisa santan, gula pasir, garam dan daun pandan. Aduk sampai kalis, biarkan dingin bentuk bulat, supaya rapi bisa di timbang. Masing-masing 15 gr sisihkan
3. Kulit: Campur tepung ketan putih, kentang kukus, gula pasir halus dan garam aduk rata
4. Tuang air hangat sedikit-sedikit sampai kalis dan licin
5. Timbang masing-masing 25 gr, pipihkan, beri isi bentuk bulat, lakukan sampai adonan habis.


6. Kue lumpur.



Bahan-bahan:
– 500 gr pure labu kuning
– 3 kuning telur
– 2 putih telur
– 250 gr gula pasir
– 1/2 sdt garam
– 1 sdt vanilli
– 250 gr tepung terigu serbaguna
– 450 ml santan dari 1/2 butir kelapa
– 2 helai daun pandan, simpulkan
– 100 gr margarin, lelehkan
– keju untuk topping secukupnya

Cara membuatnya:
1. Masak santan bersama daun pandan hingga mendidih. Dinginkan.
2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan berwarna pucat. Tambahkan garam dan vanili, kocok hingga rata.
3. Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil terus dikocok rata dengan mixer kecepatan rendah atau bisa diaduk memakai spatula.
4. Masukkan pure labu bergantian dengan tepung terigu. Aduk hingga rata.
5. Masukkan margarin leleh. Aduk hingga rata.
6. Panaskan cetakan kue lumpur, tuang adonan ke dalamnya dan tutup, gunakan api kecil ya. Setelah 3/4 matang, beri topping dan lanjutkan memasak hingga matang.


7. Kue nagasari.



Bahan-bahan:
– 500 gr tepung beras
– 1,5 liter santan biasa (tidak kental tidak cair)
– 250 gr gula pasir
– 4 lembar daun pandan
– 1/2 sdm garam
– pisang raja iris iris untuk isian

Daun nangka secukupnya lalu dibentuk kerucut.

Cara membuat:
1. Siapkan dandangan, kukus sebentar tepung beras kurleb 15 menit
2. Sementara kita mengukus tepung beras, rebus santan, gula, garam daun pandan hingga mendidih, matikan api
3. Siapkan tempat, lalu tuang sedikit demi sedikit santan rebus hingga adonan kalis dan bisa dibentuk
4. Masukkan adonan nagasari ke dalam daun nangka lalu beri topping pisang
5. Kukus lagi selama 15 menit hingga matang.


8. Kue papare.



Bahan-bahan:
– 200 gram tepung ketan putih
– 200 ml santan hangat (kurang lebih)
– secubit garam
– secukupnya pasta pandan

Bahan isian:
– 50 gram gula merah
– 1/4 butir kelapa parut muda
– 1 lembar daun pandan

Cara membuat isian:
1. Panaskan kelapa parut dalam wajan aduk hingga kadar airnya berkurang
2. Tuang gula merah yang telah disisir, bila kurang manis bisa ditambah lagi
3. Panaskan hingga gula larut dan kelapa tidak terlalu basah
4. Angkat sisihkan.

Cara membuat kulit:
1. Tuang semua bahan dalam baskom kecuali santan. Tambahkan santan yang telah diberi pasta pandan sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk
2. Ambil adonan lalu bulatkan, isi dengan bahan unti, bentuk lonjong lalu bentuk kerat-kerat menggunakan tusuk gigi menyerupai kulit pare
3. Kukus dalam dandang yang telah dipanaskan selama 15 menit. Saat mengukus simpan daun yang telah dioles minyak dalam dandang agar adonan tidak menempel
4. Sesaat sebelum diangkat saya oles permukaan kue dengan minyak agar tidak menempel dan mengkilap.


9. Bakpia teflon.



Bahan-bahan:
– 380 gr terigu
– 80 gr gula pasir
– 75 gr mentega
– 1/2 bks ragi instant
– Sedikit garam
– 180 ml air hangat

Cara membuat:
– Campurkan terigu, gula pasir dan ragi
– Tuang air hangat, uleni sampai setengah kalis
– Masukkan garam dan mentega, uleni sampai kalis elastis
– Bulatkan adonan, diamkan 1 jam
– Kempiskan adonan, bagi-bagi adonan
– Beri isian, kemudian tutup dan bulatkan. Diamkan kembali 30 menit
– Panaskan teflon, jangan oles apapun. Panggang sambil agak ditekan. Balik sisi lainnya setelah agak kecokelatan.

Bahan isian kacang ijo:
– 200 gr kacang ijo kupas, rendam 1 jam
– 200 ml santan encer
– 120 gr gula pasir
– 1/2 sdt garam
– 1/2 sdt vanili bubuk
– 2 lembar pandan

Cara membuat isi:
1. Kukus kacang ijo kupas selama 30 menit sampai matang
2. Blender dengan santan sampai halus
3. Campurkan semua bahan, masak dengan api kecil, aduk terus sampai kalis dan bisa dipulung.


10. Kue cucur gula merah.



Bahan-bahan:
– 500 gr gula pasir
– 500 ml air
– 5 butir telur
– 100 gr mentega/margarin
– 220 gr tepung terigu
– 4 sdm tepung tapioka
– 1 sdt vanili bubuk
– 1 sdt soda kue
– 1 sdt baking powder
– 6 sachet susu kental manis (SKM)

Cara membuat:
1. Cairkan gula pasir menggunakan wajan hingga cair seluruhnya, aduk perlahan
2. Setelah gula menjadi karamel, masukkan air sedikit demi sedikit, aduk aduk sampai mendidih, lalu dinginkan
3. Campur tepung terigu, tepung tapioka, vanili bubuk, soda kue, dan baking powder, lalu ayak
4. Masukkan mentega dan SKM ke dalam wadah, aduk menggunakan wisk hingga rata
5. Masukkan telur satu per satu lalu kocok perlahan menggunakan wisk hingga homogen
6. Masukkan adonan tepung sedikit sedikit sambil terus diaduk
7. Masukkan air gula, aduk kembali hingga rata
8. Masukkan adonan dengan disaring terlebih dahulu ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega
9. Masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya, oven menggunakan api sedang selama kurang lebih 60 menit, tes tusuk untuk mengetahui kematangan
10. Sajikan.


12. Lemet singkong.



Bahan-Bahan:
– 350 gr singkong
– 85 gr kelapa parut
– 80 gr gula merah
– 1 sdm gula pasir
– 1/5 sdt garam
– Daun pisang

Cara membuat:
1. Parut singkong, campurkan semua bahan, aduk rata, sisihkan
2. Ambil adonan sebanyak 1-2 sdm, bungkus di daun pisang
3. Kukus 30 menit dan lemet siap disajikan


13. Jentik manis.



Bahan-bahan:
– 1 bungkus (110 gr) mutiara
– 3 bungkus (270 gr) hunkwe
– 400 gr gula pasir
– 1500 ml santan
– Garam
– Daun pandan
– Pisang kepok rebus, potong-potong

Cara membuat:
1. Rebus mutiara sampai bening dan matang semua, tiriskan bisa menggunakan tehnik merebus 5-30-7
2. Ambil sebagian santan untuk melarutkan hunkwe
3. Panaskan sisa santan, bersama daun pandan, gula pasir dan garam
4. Sebelum mendidih, tuang hunkwe yang sudah dilarutkan, aduk hingga mengental, masukkan mutiara yang sudah matang, aduk hingga meletup-letup. Matikan api
5. Tuang ke cetakan yang sudah di beri potongan pisang, bungkus sesuai selera.


14. Ongol-ongol nanas.

foto: Instagram/@resep.kuelezat



Bahan-bahan:
– 1/2 biji buah nenas, potong kasar
– 150 ml air
– 150 gr tepung sagu tani
– 150 gr gula pasir (sesuai selera)
– 50 gr bihun cap jagung (rendam sampai kembang, lalu gunting-gunting kasar saja)
– 1/2 sdt garam
– 1/2 sdt vanila
– 3 tetas pewarna kuning
– Topping kelapa parut dan 1/2 sdt garam dan kukus 10 menit.

Cara membuat:
1. Blender nenas dan air (ambil 500 ml saja), lalu masukkan gula aduk sampai gula larut
2. Setelah itu masukkan tepung sagu, vanila dan garamnya, aduk sampai rata dan adonan kilat. Terakhir masukkan bihunnya, aduk asal rata
3. Panaskan kukusan, olesi loyang dengan minyak. Lalu tuang adonan ke loyang dan kukus selama 30 mnt
4. Setelah dingin baru dipotong-potong, taburi dengan kelapa.


15. Serabi solo.



Bahan-bahan:
– 600 ml santan kental
– 1/2 sdt garam
– 2 lembar daun pandan simpulkan
– 250 gr tepung beras
– 1 sdt ragi instan
– 75 gr gula pasir
– 2 butir telur kocok lepas

Bahan santan areh:
– 150 ml santan sangat kental
– 1/2 sdt garam

Topping:
Meises atau apa saja sesuai selera

Cara membuat:
1. Rebus santan, garam dan daun pandan hingga mendidih, dinginkan
2. Dalam wadah, campur tepung beras, gula pasir dan ragi instan, aduk rata lalu tuang santan. Aduk rata sambil terus dituangi sisa santan hingga habis baru kemudian masukkan telur kocok aduk lagi pake whisk ( supaya telur  tidak bergerindil)
3. Kocok-kocok adonan menggunakan whisk hingga berbuih lalu diamkan selama 90 menit.
4. Panaskan wajan menggunakan api yang kecil banget, tuang 1 sendok sayur adonan ditengahnya, kemudian gerakkan sendok ke bagian pinggir wajan
5. Biarkan hingga serabi setengah matang dan terlihat sarang yang cantik. Kemudian siram dengan 1 sdt santan areh. Beri toping sesuai selera. Tutup wajan, masak hingga serabi matang, angkat.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *